8 Tips Meyakinkan Orang Tua untuk Kuliah di Luar Negeri

Jika orang tua kamu menentang gagasan kamu belajar di luar negeri, jangan putus asa! Kabar baiknya adalah ada cara bagi kamu untuk meyakinkan mereka untuk mengubah pendiriannya.

Upaya untuk mendapatkan persetujuan dari orang tua terkadang sulit, terutama bagi mahasiswa generasi pertama, atau orang yang berasal dari keluarga yang tidak bepergian sendiri. 

Kebanyakan orang tua cukup khawatir ketika anak-anak mereka pergi ke perguruan tinggi - ketakutan itu hanya diperkuat ketika kamu ingin meninggalkan rumah selama satu atau empat tahun untuk kuliah di luar negeri. Tekanan mereka berkisar dari semua hal kecil yang sekarang harus kamu lakukan sendiri, terlalu banyak kekhawatiran yang lebih besar seputar keselamatan kamu.

Jadi, bagaimana kamu mencapai kesepakatan dengan orang tua dan meyakinkan mereka bahwa ini adalah pilihan yang tepat untuk kamu? Berikut beberapa tips untuk membuat orang tua kamu lebih yakin akan keputusanmu untuk kuliah ke luar negeri:

1. Persiapkan dengan matang

Pertama dan terpenting, kamu perlu meyakinkan orang tua bahwa kamu melakukan seluruh petualangan dengan sangat serius dan kamu memiliki apa yang diperlukan untuk belajar di luar negeri: Mendapatkan nilai bagus di sekolah, memulai belajar bahasa di kelas atau online, mungkin memasak sesuatu dari negara tersebut atau membaca buku dan menonton film. Orang tua kamu perlu melihat bahwa kamu sangat tertarik pada bahasa dan budayanya dan bahwa kamu bersedia (dan mampu) untuk berusaha.

2. Yakinkan Orang Tua kamu tentang Keamanan kamu

Keamanan kamu adalah yang paling penting bagi orang tua dan orang yang kamu cintai. Faktanya, ini mungkin hal yang paling mereka khawatirkan ketika kamu pergi ke belahan dunia lain tanpa mereka.

Untungnya, ada banyak sekali penyedia program pendidikan internasional di luar sana yang memiliki staf lokal yang tugasnya siap membantu kamu 24/7. Dengan memilih pergi ke luar negeri dengan suatu program, daripada sendirian, orang tua kamu akan merasa nyaman mengetahui bahwa orang-orang ada di sana untuk memeriksa kamu jika terjadi keadaan darurat.

3. Tunjukkan pada Orang Tua kamu bahwa Belajar di Luar Negeri Bisa Hemat Biaya

Pergi ke luar negeri cukup mahal, tetapi jika kamu melakukan riset, kamu dapat menemukan cara untuk menghemat banyak uang. Belajar di luar negeri sering kali dikaitkan dengan biaya tambahan. Meskipun kamu menemukan universitas dengan biaya kuliah gratis atau mendapatkan beasiswa, kamu mungkin memerlukan uang tambahan, dan itu adalah salah satu hal pertama yang akan dipikirkan orang tua setelah kamu memberi tahu mereka tentang rencana kamu.

Oleh karena itu, kamu harus dapat membuktikan bahwa kamu bertanggung jawab dan paham secara finansial. Pastikan untuk mempersiapkan dengan menabung agar orang tuamu tidak perlu khawatir. kamu dapat mencari pekerjaan paruh waktu dan mengurus keuangan kamu sebelumnya.

4. Yakinkan Orang Tua kamu Belajar di Luar Negeri adalah Investasi dalam Pendidikan kamu

Ketika orang tua memikirkan hal-hal yang ingin mereka berikan kepada kamu, hal tersebut tidak akan jauh dari tempat tinggal, makanan, dan pendidikan yang aman. Meskipun kuliah di luar nengeri itu menyenangkan dan mengubah hidup, orang tua mungkin tidak melihatnya sebagai kebutuhan.

Ketika berbicara dengan orang tua kamu, fokus pada aspek pengalaman pendidikan, dan bagaimana itu merupakan investasi untuk masa depan kamu. Dengan belajar di luar negeri di negara yang sangat berbeda dari negara kamu, kamu akan memiliki karir lebih baik nantinya. Kamu dapat memperoleh keterampilan bahasa baru, memahami seluk beluk budaya lain, dan akan menjadi lebih berpikiran global. Jelaskan kepada orang tua kamu bahwa keterampilan ini akan berdampak positif bagi kamu di tahun-tahun mendatang, dan kemungkinan besar akan membantu kamu menemukan pekerjaan lebih mudah setelah universitas. 

5. Tawarkan untuk Menghubungkan Orang Tua kamu dengan Universitasmu

Orang tua kamu mungkin merasa lebih nyaman jika mereka memiliki kesempatan untuk berbicara dengan orang dewasa lainnya. Bukan karena mereka tidak mempercayai kamu, atau tidak menghargai hal-hal yang kamu katakan kepada mereka. Sebaliknya, mereka mungkin hanya ingin mendengar lebih banyak tentang aspek keselamatan, serta alasan untuk berinvestasi agar kamu dapat belajar di luar negeri dari seseorang yang bekerja di industri tersebut.

Konselor pendidikanmu untuk studi kamu di luar negeri tersedia untuk kamu dan keluarga kamu, jadi jangan ragu untuk menghubungkan mereka dengan orang tua kamu jika itu akan membuat mereka merasa lebih baik.

6. Hubungi Alumni untuk Menunjukkan Pada Orang Tua kamu Seperti Apa Rasanya